Hatiku bukan untuk kau nilai
Hati-hati dengan hatiku
Karena hatimu bisa melukai hatiku
Hatiku sangat hati-hati dengan hatimu
Karena hatiku ingin menilai hatimu
Sabtu, 22 September 2012
KENANGAN
Tergelincir sisa hujan kemarin
Ketika keranda pelan meninggalkan
Pelantaran ini
Semua telah kehilangan
Sebuah mentari yang dulu bersinar
Sederhana
Guru...
Belum lama kita berbincang
Gerimis ini memisahkan
PERMINTAANKU
Tuhan, pelankanlah malam tiba
Agar kami berdua tidak kehilangan arah
Jalan yang kami tempuh masih jauh
Tuhan, sisikanlah mendung itu
Jika gerimis,sakit ibuku kambuh
Jalan yang kami tempuh masih jauh
Tuhan berikanlah kekuatan
Untuk menempuh hidup ini
Kami tahu derita hari ini
Adalah bahagia esok hari
ALAM
Danau teduh nan indah
Di tengah kedamaian
Pucuk-pucuk pinus
Hamparan gunung-gunung nan indah
Takjub pada-Mu yang menciptakan alam ini
Di tengah kedamaian
Pucuk-pucuk pinus
Hamparan gunung-gunung nan indah
Takjub pada-Mu yang menciptakan alam ini
KERINDUAN
Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
Menghadapi kemerdekaan tampa cinta
Kau tak akan mengerti segala lukaku
Karena cinta telah menyembunyikan pisaumu
Membayangkan wajahmu adalah siksa
Kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
Engkau telah menjadi racun bagi darahku
Apabila aku dalam kangen dan sepi
Itulah berarti
Aku tungku dan api
Menghadapi kemerdekaan tampa cinta
Kau tak akan mengerti segala lukaku
Karena cinta telah menyembunyikan pisaumu
Membayangkan wajahmu adalah siksa
Kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
Engkau telah menjadi racun bagi darahku
Apabila aku dalam kangen dan sepi
Itulah berarti
Aku tungku dan api
TUHAN
Tuhan,
Tuhan Yang Maha Esa
Tempat aku meminta
Dengan segala doa
Tuhan,
Tempat aku berteduh
Dimana aku mengeluh
Dengan segala keluh
Aku jauh Engkau jauh
Aku dekat Engaku dekat
Hati adalah cermin
Tempat pahala dan dosa terpadu
Minggu, 19 Agustus 2012
Pesta Ulang Tahunku
Besok adalah hari ulangtahunku aku sudah membayangkan besok adalah hari bahagia untukku. Aku berjalan menju kelas dengan hati yang senang. Pembelajaran di kelas begitu terasa sangat cepat tak terasa sudah bel pulang lagi mungkin ini karena perasaanku yang lagi bahagia, jadi waktu terasa cepat berlalu. Perasaanku bahagia ini tidak berjalan lama tiba-tiba saat pulang sekolah teman-temanku marah karena hal yang sangat sepele. Aku merasa sangat bersalah tetapi saat kucoba meminta maaf kepada mereka, mereka tidak mau memaafkanku seakan-akan kesalahnku begitu besar sampai mereka tidak mau memaafkan. aku pulang dengan perasaan yang kesal dan sedih. tibalah besok hari paling membahagiakan untukku aku berfikir mungkin saja temanku sudah tidak marah karena ini kan hari ulang tahunku. Ternyata pikiranku salah, mereka tetap marah padaku. Bel pulang pun tiba,saat aku berjalan untuk pulang temanku dari jauh memanggilku ,aku pikir mereka mau meminta maaf , ternyata dugaanku salah mereka malah menyalahkanku atas kejadian kemaren. Di sana aku merasa sangat sedih sekali. sebelum aku pergi mereka memintaku untuk ikut ke kelas menemani mereka mengambil tasnya. ternyata saat aku buka kelas aku di kejutkan dengan ledakan balon, dan semua temanku melemparkan bedak ke arah ku dan berteriak 'selamat ulang tahun' aku tidak menyangka mereka akan mempersiapan kejutan yang sangat begitu indah yang tidak akan pernah aku lupakan
Langganan:
Postingan (Atom)

